|
Obrolan berjam-jam yang tak henti-henti Perjalanan singkat yang berubah menjadi perjalanan panjang karena rasa-rasa Tak ada yang akan mengalahkan Rasa takut berlari-lari di tangga yang horor Tawa yang lepas mengejek Saat melihat wajahmu buruk karena merengek Tak ada yang akan mengalahkan Penghargaan yang setinggi-tingginya Karena engkau yang begitu berbeda Mau menuntunku di jalan yang kupercaya Menungguiku shalat terawih Mengingatkanku untuk shalat Membenarkan bacaan qur'an di saat kumengaji Berdoa untuk ibu Yasiin Tak ada yang akan mengalahkan Hormatku Meski dengan nilai yang begitu berbeda Aku yang begitu konvensional Dan engkau yang begitu lepas Engkau menghargaiku sebagai perempuan Tak ada yang akan mengalahkan Malam-malam kamu menjemputku setiap selesai mengajar Mencarikan makan tanpa pasti kamu makan apa Membangunkanku untuk bekerja di pagi hari Mengetok pintu, menelepon, meski mungkin aku akan ngamuk karena ngantuk Tak ada yang akan mengalahkan Rasa syukur dianugrahi seorang yang penuh kasih Yang berkorban memasuki duniaku Meski dunia itu asing dan penuh tantangan "Sebenarnya kalau aku sendiri aku tak peduli" begitu katamu Aku tahu dan aku sangat menghargai itu Seberapapun beratnya aku kan tetap menggandengmu Aku tak akan pernah memaksamu Tak ada yang akan mengalahkan Segala rasa Sayang, hormat, terima kasih, dan peduli Atas segala pengorbanan yang mungkin tak tersebutkan Aku menyayangimu Tak ada yang perlu dikhawatirkan Tak ada yang perlu diresahkan |
| Leave a Comment: |