Tuesday, January 27, 2009

Luka


Seorang sahabat pernah mengatakan, bahwa hal-hal yang mungkin melukai kita sekarang, merupakan hal-hal yang pernah melukai kita di masa lalu Saya bukan seorang yang mudah merasai luka. Butuh waktu beberapa hari, berbulan-bulan, atau kadang bertahun-tahun untuk menyadari diri saya terluka. Belum lama ini saya menangis, mual,demam hingga tubuh pun menjadi panas. Dada rasanya tertusuk. Ah saya tak cukup sadar apa yang terjadi sama diri saya sendiri. Lalu saya teringat, ini perasaan yang sama seperti yg kuraskan beberapa tahun yang lalu. Saat itu setiap pagi saya harus kuliah, siang sampai sore praktikum, malam ujian, dan jm 10 malam masih membuat laporan. Di saat yg sama ada seseorang yang meminta perhatian. Perhatian yg saat itu tak bisa kuberikan. Kata-kata saat itu menjadi luka. Ah saya merasa begitu tak dipercaya. Aku benar-benar sibuk saat itu, bukan tak mau meladeni. Baru beberapa menit lalu aku tersadar oleh perasaan sendiri. Oh ternyata aku terluka, begitu ujarku dalam hati Tak ada yang salah dengan luka Tapi bangun dan tersadar bahwa luka itu memang ada Ternyata obat yang luar biasa Dan aku pun sangat menyayangimu Terima kasih untuk mengajariku mengungkap luka.. Dulu aku hanya bisa mengungkap tentang suka


- posted by Mahkota @ 03:45 am

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry

About Me


Mahkota Hujan
sebuah ranah untuk kembali
ketika setiap lelah telah berujung

Mahkota Hujan
sebuah ranah berupa gerak hari
biasa saja,
untuk sebuah senyum yang menanti

Mahkotalima dalam Ranahkuhujan


Navigation

Gmail


Calendar

<< January 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Tagboard

   


Thanks

blogskins
layout


Blogskin's Icy Ballet

rss feed